Wednesday, September 21, 2016

Ke Hongkong, Mahasiswa Arsitektur UNNES Ikuti Konferensi Arsitektur Asia

Posted by muhammad hadi Muchlison On 12:34 PM



Mahasiswa Teknik Kembali akan berpartisipasi dalam kegiatan Internasional, Dalam Student Jambore ARCASIA yang diwakili oleh Naufal Al Hijri (5112414012) delegasi Mahasiswa Arsitektur Universitas Negeri Semarang. Dalam Acara Dwi-Tahunan yang akan diadakan di Hongkong Convention and Exhibition Centre.

Student Jambore ARCASIA Hongkong tersebut akan berlangsung selama lima Hari yaitu pada tanggal 26 September – 3 Oktober 2016 dan diikuti oleh peserta dari berbagai negera se-ASIA dan 33 Delegasi Mahasiswa Arsitektur Indonesia dari berbagai Universitas di Indonesia. Student Jambore ARCASIA Hongkong akan menjadi Ajang pertemuan Sekaligus Konfrensi Mahasiswa Arsitektur Asia, dalam Acara ini juga Delagasi Indonesia akan menampilkan kebudayan Indonesia serta Ajang Kompetensi Sketsa Internasional. Selain itu, Delegasi dari Indonesia juga akan mempresentasikan “Design Strategy For Sustainable Living In Urban Context Indoneisa, yaitu memperkenalkan bangunan vernakular Indonesia sebagai strategi desain yang berkelanjutan dalam pembangunan di Indonesia.

Thursday, September 15, 2016

Pentingnya Menjaga Kearifan Lokal Arsitektur Rakyat

Posted by muhammad hadi Muchlison On 2:32 PM


(Ir. Eko Agus Prawoto M.Arch, IAI saat memberi kuliah umum)

Kamis, 15 September 2016 bertempat di Function Room Gedung Dekanat Fakultas Teknik Lantai 3 telah berlangsung Kuliah Umum dengan tema “Mendalami Kearifan Lokal Arsitektur Rakyat”.  Acara kuliah umum ini dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, Dr. Nur Qudus, M.T. Dalam sambutannya, dekan berharap acara seperti ini dapat digelar rutin setiap semesternya. Sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan yang tidak didapat oleh mahasiswa dibangku perkuliahan. Pembicara dalam kuliah umum ini adalah Ir. Eko Agus Prawoto M.Arch, IAI., yang juga seorang dosen FAD UKDW Yogyakarta dan praktisi arsitektur. Dalam kuliah umum ini, Eko Prawoto memberi first statement-nya yang mungkin jarang didengar oleh para audien yang hadir mengenai pendapatnya tentang arsitektur.  Beliau berkata “Menjadi seorang arsitek harus siap untuk kesepian, berjalan sendiri dan harus siap untuk eksis dengan karya disegala kondisi meski tanpa apresiasi sekalipun”.


(Foto Bersama pembicara, dosen, korprodi arstektur dan kajur teknik sipil setelah kuliah umum)

Eko Prawoto membuka mata kita tentang arsitektur lokal yang ada di sekitar kita. Kearifan lokal masyarakat Indonesia yang tanpa kita sadari membentuk arsitektur rakyat yang menjadi budaya di masyarakat. Aspek budaya itu sangat penting karena di situ sumber nilai-nilai. Akar pemahaman tentang sustainability sudah built-in dalam budaya itu. Indonesia dan ragam budayanya yang kaya mengajarkan banyak tentang hal itu. Namun, pada saat yang sama, budaya tersebut berangsur-angsur menghilang. Eko Prawoto juga mengajak kita semua untuk menghargai alam di sekitar kita.


Thursday, August 18, 2016

Alika Mahasiswa Arsitektur Angkata 2014, Juara 2 PAPIKA FT Unnes 2016

Posted by muhammad hadi Muchlison On 10:30 AM


Selasa, 16 Agustus 2016 bertempat di Ruang Pertemuan lantai 3 Dekanat Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang telah dilaksanakan pemilihan PAPIKA (Putra Putri Kampus) FT Unnes. Acara yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali ini memiliki serangkaian panjang mulai dari seleksi tingkat jurusan dan seleksi ditingkat fakultas seperti seleksi minat dan bakat, kemampuan berbahasa Jawa dan berbahasa Inggris. Pemilihan PAPIKA 2016 tingkat Fakultas Teknik ini mengambil tagline PAPIKA Unnes B3-NICER (Brain, Beauty, Behaviour, Nationality, Integrity, Cultural, Entertaining, Religious). Pemilihan ini diikuti masing-masing 2 pasang putra dan putri dari 5 jurusan yang ada di Fakultas Teknik Unnes.


Sesi Penyerahan Hadiah Oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan
Berikut adalah hasil dari Pemilihan PAPIKA FT Unnes 2016.
Juara 1: M.Fariz Fauzan (Teknik kimia) ~ Nurlailatun Nikmah (PKK)
Juara 2: Randika Prasetya (Teknik Mesin) ~ Alika Budi S (Teknik Sipil)

Juara 3: Fadhil Azzam (Teknik Elektro ~ Yoana Anestia P (Teknik Elektro)
Foto Bersama Setelah Penyerahan Hadiah Bagi Para Pemenang

Alika Budi S sendiri merupakan mahasiswa Teknik Arsitektur angkatan 2014. Untuk 2 pasang jurara 1 dan juara 2 berhak mewakili Fakultas Teknik di ajang Pemilihan PAPIKA tingkat universitas pada Bulan Oktober mendatang. Selamat untuk Alika dan selamat berjuang di tingkat universitas. Semoga dapat menginspirasi yang lainnya untuk berkarya.

Monday, August 8, 2016

MAHASISWA ARSITEKTUR UNNES HARAPAN 1 LOMBA DESAIN RUANG TERBUKA HIJAU DI BUNDARAN WARU SURABAYA

Posted by Dimas Arch On 2:14 PM

Mahasiswa Arsitektur UNNES angkatan 2012, Rofian Miftakhul Akhya mengikuti Design Challenge Cipta Karya 2016 di Jawa Timur, dengan tema Lomba Desain Ruang Terbuka Hijau di Bundaran Waru sebagai Gerbang Kota Surabaya, yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur bersama dengan Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia Daerah Jawa Timur. Lomba ini diikuti oleh sekitar 85 peserta dari beberapa perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, dan diseleksi oleh juri yang berlatar belakang dari akademisi dan praktisi yaitu :
 Ir. I Gusti Ngurah Antaryama,Ph.D (Ketua Juri)
2.       Ririn dina Mutfianti, S.T.,M.T (Juri Sekretaris)
3.       Dr.Ir.Maria Immaculata Hidayatun,M.A (Juri Anggota)
4.       Ir.Sugeng Gunadi, MLA.,IAI.,IALI (Juri Anggota)
5.       Zaky Umara,S.T.,M.A(LA).,IAI.,IALI (Juri Anggota)
Dari sekian peserta yang mendaftar dan mengirimkan karya, dipilih 10 karya terbaik menjadi 10 nominator untuk di presentasikan di babak final. Untuk persiapan babak final, kesepuluh peserta mengikuti acara Technical Meeting di ruang meeting lt. 2 UPT Informasi Teknologi Bangunan Perumahan Dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Dan Tata Ruang Provinsi Jawa Timur. Setiap peserta di wajibkan untuk membuat maket presentasi skala 1:500 yang akan digunakan untuk pameran dan presentasi final.

Pada hari kamis, 4 Agustus 2016 di ICBC Center Square Ballroom Surabaya lantai 3, ke sepuluh peserta mempresentasikan hasil karya masing-masing. Registrasi ulang peserta di mulai pada pukul 16.00 WIB dan presentasi dimulai pada pukul 17.00 WIB.
Konsep yang ditawarkan oleh peserta adalah gerbang kota yang diwujudkan di ruang terbuka hijau Bundaran Waru diharapkan dapat menjadi penanda akses masuk menuju Kota Surabaya. Melalui pendekatan nilai historis dan konstekstual kota surabaya sehingga dapat meningkatkan kualitas visual lingkungan sekitarnya dan memunculkan identitas Kota Surabaya.


Hasil dari total poin penjuarian, maka ditetapkan pemenang yaitu juara 1 dari Universitas Indonesia, juara 2 dari Universitas Parahyangan, juara 3 Universitas Brawijaya, juara favorit dari Universitas Indonesia. Dari total poin hasil penjurian urutan satu sampai kesepuluh, Universitas Negeri Semarang meraih Harapan 1.